Archive for November, 2005

dUa.dUNiA

Friday, November 25th, 2005

Dingin. It’s been two days now since the
temperature finally reached minus level and (still).. no snow in Amsterdam.

Dingin. Sebagai so-called imigran tropis
(dalam denotasi yang baik tentunya), suhu seperti ini tentu terasa dua kali
lipat lebih menusuk daripada mereka yang memang berasal dari negara dengan empat
musim. Dengan suhu sempurna untuk hibernasi, selimut hangat, bantal favorit dan kasur empuk,
rasanya tidur memanglah pilihan paling pas untuk mengisi hari-hari ini. Belum
lagi, nyaris semua kegiatan harian kini harus dilakukan dalam keadaan gelap
(literally, thanks to daylight savings).

This afternoon, unbeliavably tired from
having to wake up at 6 (went to sleep at 3) and be ready at the train station
by 7.30 (dengan keadaan langit gelap bak subuh di Jakarta), I found myself
looking at the world from such a different point of view. The idea struck me
while I was still snugging under my blanket earlier tonight. I cannot help but
wonder.. rasanya enak sekali bila dunia ini bisa simply dilihat sebagai dua
bagian besar: Dunia bawah selimut dan dunia luar selimut.

Aneh memang, but come to think of it.
Sederhananya, dunia bawah selimut bisa disetarakan dengan dunia mimpi, dunia
bawah sadar.. maya, di mana seseorang bisa melakukan apapun tanpa batas. Dan
sebaliknya , dunia luar selimut tentunya adalah dunia nyata yang harus kita
hadapi setiap harinya. Both are inevitably intertwined. Unfulfillment of one
world’s needs akan otomatis mempengaruhi beberapa aspek di dunia lainnya.
Contoh paling mudah bisa kita ambil bila kita kekurangan tidur.
Kurangnya tidur nyenyak (yang paling sering dialami oleh para insomniacs like
myself) – sebuah kebutuhan essensial bawah selimut – pastinya akan mempengaruhi
efektifitas kinerja seseorang dalam melaksanakan aktivitasnya, keseharian dunia
luar selimut.

Banyak orang berpendapat bahwa dunia bawah
sadar manusia berkekuatan jauh melebihi dunia nyata. It is so strong that
sometimes, we are not able to differentiate it from reality and actually think
that it’s real.. bahwa mimpi adalah suatu kenyataan. For God sake, I even found
myself crying, laughing even screaming in my sleep! Bagi mereka yang masih
memegang kuat kepercayaan elder-nya, dreams can be interpreted specifically
according to different aspects (e.g. mimpi seorang menikah, berarti akan tertimpa kesedihan, dll). Bahkan ada mitos yang mengatakan bahwa mereka
yang sudah tiada dapat berkomunikasi dengan kita melalui mimpi.

Dalam sebuah film brilian, Eternal Sunshine
of The Spotless Mind
, diperankan oleh non-other than the great Jim Carrey,
memori seseorang bahkan bisa dihapus dengan mudahnya melalui dunia mimpi.
Proses penghapusan ini dilakukan sang neurologist ketika si pasien dalam
keadaan tidak sadar.. in his deepest sleep. The process is more known as the
“lacuna infarct”.

“Lacuna” is a Latin word, basically
explained as a cavity, hollow, or dip, especially a pool or pond.
Transfiguratively, lacuna comes to mean a gap, deficiency, or loss. The term
"lacunar infarct" refers to a stroke that involves a small area of
the brain responsible for a specific function, or ever a specific memory.
Additionally, in papyrology (the study of ancient manuscripts) a lacuna is a
hole where part of the text is missing, and which can sometimes be
re-constructed.

Padahal kalau dipikir-pikir, keseharian
kita juga amat mempengaruhi mimpi. Seringkali mimpi kita ber-setting persis
dengan dunia kerja dengan segala kesibukannya. And you actually woke up,
feeling so tired out of the unconscious work you have been doing all night.
“Serasa ga tidur,” kalau diungkapkan lebih lanjut.

Jadi sebenarnya mana yang lebih benar? Satu
lebih powerful dari yang lain, atau apakah keduanya sama kuat? Nevermind.
Intinya, kita harus mencoba menyeimbangkan porsi kebutuhan kedua dunia ini as
we can’t live without both. Post ini hanyalah sebuah artikel dari seseorang
yang sedang mengantuk tapi masih kesulitan untuk actually menutup mata dan
terlelap di kedinginan 0 derajat, pukul setengah 3 pagi. I really need to get some sleep.

So long and good night…